Tujuan Membekukan Sel Telur bagi Wanita

Rumah sakit

Pembekuan sel telur dilakukan dengan berbagai tujuan. Jumlah permintaan dilakukannya prosedur ini sendiri di beberapa negara bahkan mengalami peningkatan. Terlepas dari alasan yang melatarbelakangi para wanita meminta dilakukannya prosedur membekukan sel telurnya, namun secara umum mereka beralasan hal tersebut dilakukan untuk memperpanjang masa suburnya. Berikut ulasannya:

3 Tujuan Utama Wanita Menjalani Program Membekukan Sel Telur 

Tujuan dilakukannya prosedur pembekuan bagi para wanita ini umumnya berkaitan erat dengan masalah kesuburan. Seperti diketahui masa subur dari wanita memang berbeda dari pria. Berikut faktanya:

1. Masa Subur Wanita yang Terbatas
Wanita memiliki masa subur yang berbeda dari pria. Kesuburan para wanita akan mengalami penurunan signifikan tatkala mereka mencapai usia 30an tahun ke atas. Saat usia wanita mencapai 30 sampai 40-an tahun, risiko keguguran akan semakin tinggi dimiliki wanita. Selain itu risiko cacat bawaan bayi juga bisa meningkat.

2. Dipilih oleh Mereka yang Memilih Mengejar Karir Terlebih Dulu
Jumlah wanita yang menunda pernikahannya semakin meningkat dari hari ke hari. Banyak dari mereka yang lebih memilih mengejar karir ketimbang menikah. Hal tersebut membuat mereka khawatir terkait kondisi kesuburan dari sel telurnya. Oleh sebab itu, banyak wanita yang memilih untuk menyimpan sel telurnya agar dapat dimanfaatkan di masa mendatang. Umumnya, sel telur yang diambil pada wanita di akhir usia 20an tahun.

3. Alternatif dari Program Bayi Tabung
Membekukan sel telur dilakukan sebagai alternatif bagi wanita yang memang tidak ingin menjalani program bayi tabung. Alasannya karena program bayi tabung mengharuskan embrio dibekukan.

Bagi Anda dan pasangan yang mengalami masalah terkait fertilitas, klinik Bocah Indonesia hadir untuk memberikan pelayanan maksimal terkait program kesuburan. Ada berbagai program yang dihadirkan untuk membantu banyak pasangan suami istri di Indonesia mendapatkan buah hati. 

Anda bisa menikmati program AMH atau tes hormon anti-mullerian yang berfungsi untuk menganalisa dan memperkirakan cadangan sel telur di dalam organ reproduksi yang tersisa. Ada pula program Assisted Hatching IVF yang merupakan salah satu tahap di dalam program bayi tabung. Informasi lebih lanjut mengenai program yang ditawarkan dapat dilihat melalui http://bocahindonesia.com/.