Mobil Anda Lecet? Kenali 5 Cara Mengklaim Asuransinya

Mobil Anda Lecet? Kenali 5 Cara Mengklaim Asuransinya

Kendaraan memang sudah menjadi kebutuhan transportasi bagi masyarakat Indonesia. Mobil menjadi kendaraan yang cukup diminati karena cenderung lebih nyaman untuk digunakan. Agar memiliki keawetan yang tahan lama, tentu saja Anda harus melakukan perawatan juga perlindungan terhadap mobil Anda, salah satunya dengan cara beli asuransi mobil. Dengan adanya asuransi, Anda bisa berkendara tanpa cemas dan lebih leluasa.

Asuransi kendaraan kini memang banyak digunakan oleh sebagian orang di Indonesia. Asuransi ini pada umumnya bisa mengganti sebagian bahkan seluruh kerusakan yang terjadi pada kendaraan Anda, seperti kerusakan akibat kecelakaan, bencana alam, bahkan kehilangan. Dengan begitu, Anda pun tidak perlu khawatir harus mengeluarkan budget yang besar untuk mengganti kerusakan tersebut karena pihak asuransi akan menanggungnya.

Karena mobil memiliki intensitas pemakaian yang cukup sering, maka tak jarang Anda melihat mobil yang lecet, mulai dari lecet yang ringan hingga lecet yang parah. Hal tersebut bisa saja dikarenakan Anda tidak berhati-hati dalam mengemudikan mobil sehingga menyenggol atau menabrak benda-benda yang keras, atau bisa juga karena kelalaian pengemudi lain yang menabrak atau menyerempet mobil Anda. 

Namun, jika Anda memiliki asuransi, Anda tidak perlu khawatir. Anda cukup membuat pengajuan klaim terhadap perusahaan asuransi yang bersangkutan.

Bagaimana proses pengajuan klaimnya?

Pengajuan klaim terhadap kerugian kendaraan Anda tentu harus mengikuti prosedur yang ada. Anda tidak bisa begitu saja pergi ke perusahaan asuransi dan langsung meminta ganti rugi. Ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan sebelum melakukan klaim, seperti melengkapi dokumen-dokumen, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, simak beberapa cara mengklaim asuransi mobil berikut ini.

1. Menghubungi perusahaan asuransi 
Hal pertama yang harus Anda lakukan yaitu menghubungi perusahaan asuransi Anda. Anda harus melaporkannya dalam jangka waktu 3x24 jam agar pengajuan tidak ditolak oleh pihak perusahaan. Anda bisa menghubunginya melalui e-mail atau telpon. Setelah itu, pihak perusahaan asuransi pun akan memberikan prosedur pengajuan klaim asuransi.

2. Melampirkan bukti
Setelah itu, pihak asuransi pun akan meminta Anda untuk melampirkan bukti foto kerusakan pada mobil Anda. Hal ini dilakukan agar proses pengajuan klaim bisa lebih cepat dengan adanya bukti tersebut. Jangan lupa untuk memberikan foto sejelas mungkin agar pihak asuransi percaya bahwa mobil Anda benar-benar mengalami kerusakan.

3. Mengisi formulir pengajuan klaim
Jika langkah kedua selesai dilakukan, maka tibalah saatnya Anda untuk mengisi formulir pengajuan klaim. Anda harus mengisi formulir ini sedetail mungkin agar penjelasan Anda pada formulir tersebut bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan pihak perusahaan dalam proses pembiayaan. Usahakan jangan sampai ada yang terlewat sedikitpun.

4. Memberikan ulasan kronologis kejadian
Jika pengisian formulir sudah selesai, Anda harus memberikan penjelasan mengenai kronologis kerusakan pada mobil Anda. Berikan penjelasan sedetail-detailnya namun tidak berbelit-belit. Jangan sampai Anda mengada-ada cerita karena hal tersebut bisa membuat klaim Anda ditolak oleh pihak perusahaan.

5. Mempersiapkan berkas
Langkah yang terakhir yaitu mempersiapkan berkas-berkas dokumen sebagai persyaratan pengajuan klaim. Dokumen-dokumen yang harus Anda persiapkan diantaranya dokumen kecelakaan dan dokumen tanggung jawab dari pihak ke 3 (jika ada). Selain itu, Anda juga harus mempersiapkan dokumen-dokumen seperti KTP, BPKB, SIM, STNK, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa tips untuk mengklaim asuransi mobil yang lecet. Asuransi kendaraan mobil MSIG bisa menjadi refereni untuk memberikan perlindungan pada mobil kesayangan Anda. 

0 komentar:

Posting Komentar